KEMULIAAN BUMI
Wahai bumiku, tetaplah suburmu menjadi harapan bagi jiwa-jiwa yang menaruh harap.
Wahai bumiku,tetaplah luasmu menjadi penampung bagi tetesan-tetesan kegelapan yang berarak di pertengahan.
Wahai bumiku,tetaplah kau lahirkan tunas-tunas,bagi tumbuhnya asa-asa yang telah di titipkan kepadamu.
Wahai bumiku,tetaplah hijaumu menjadi penyejuk bagi gersang-gersang yang liurnya telah sampai d kerongkongan
Aku yg terlupa bahwa engkau adalah bumi,
Aku yang terlupa dan terlena memandang bahwa engkau berada d belahan alam kenyataan
Aku yang terlupa dan terlena memandang bahwa engkau telah di garisi
Aku yang terlupa dan terlena memandang bahwa engkau menyimpan berlian dan permata.
Aku yang terlupa bahwa engkau di awani kemuliaan dan kasih sayang
Aku yang terlupa bahwa tanganku hanya sebatas bahuku.
Smestinya aku berkaca
Smestinya aku bercermin
bahwa permata dan berlian ta bisa di sederajatkan dengan batu murahan.
apalagi keset
Cermin tetaplah cermin dan aku takan pernah sampai pada bayangan dalam cermin.
Ia adalah kegaibanku
Ia adalah kepalsuanku
dan maafkan aku wahai bumiku
Loading...
Aku ga suka tulisan ini !!!
aromasyurga - Desember 3, 2008 at 8:49 am